أَخْبَرَنِي مُسْلِمُ بْنُ يَسَارٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
يَكُونُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ دَجَّالُونَ كَذَّابُونَ يَأْتُونَكُمْ مِنْ الْأَحَادِيثِ بِمَا لَمْ تَسْمَعُوا أَنْتُمْ وَلَا آبَاؤُكُمْ فَإِيَّاكُمْ وَإِيَّاهُمْ لَا يُضِلُّونَكُمْ وَلَا يَفْتِنُونَكُمْ
(رواه مسلم)
Telah mengabarkan kepadaku Muslim bin Yasar bahwa ia telah mendengar Abu Hurairah ra berkata,
“Rasulullah saw bersabda: Akan ada di akhir zaman para Dajjal yang pendusta membawa hadis-hadis (berita-berita) kepada kalian yang mana kalian tidak pernah mendengarnya dan bapak-bapak kalian juga belum pernah mendengarnya. Maka kalian jauhilah dan mereka jauhilah, (supaya) mereka tidak bisa menyesatkan kalian dan tidak bisa memfitnah kalian.”
(HR. Muslim)
Penjelasan:
1. Dajjal merupakan salah satu fitnah terbesar di akhir zaman.
2. Salah satu sifat dari Dajjal adalah pendusta, maka hindarilah sifat dusta dengan tidak membuat/menyebar berita yang tidak benar (hoax).
3. Dajjal penuh dengan tipu daya, sehingga ia dapat membuat berita-berita bohong yang seolah-olah itu benar, padahal tidak.
Footnote:
HR. Muslim, No. 8. Lihat juga: HR. Muslim, No. 7, HR. Ahmad, No. 7919 dan 8241. Penjelasan pada poin ketiga dikutip dari kitab Mirqah al-Mafatih Syarh Misykah al-Mashabih (1/239).