35. Shalat Gerhana Dikerjakan Berjamaah


عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، قَالَ: لَمَّا كَسَفَتِ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ نُودِيَ إِنَّ الصَّلاَةَ جَامِعَةٌ.

Dari Abdullah ra berkata: “Ketika terjadi gerhana matahari terjadi pada Rasulullah SAW maka panggilannya dengan seruan, ‘Marilah mendirikan shalat secara bersama-sama.”

 

Penjelasan Hadis:
– Hendaknya dikerjakan secara berjamaah. Jika tidak memungkinkan, boleh mengerjakannya sendirian.
– Shalat gerhana dilakukan tanpa didahului dengan adzan atau iqamat. Yang disunnahkan hanyalah panggilan shalat dengan lafal al-Shalah Jami’ah.s

(HR. al-Bukhari: 987)