عَنْ جَابِرٍ أَنَّهُ قَالَ جَاءَ سُلَيْكٌ الْغَطَفَانِيُّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَرَسُولُ اللَّهِ ﷺ قَاعِدٌ عَلَى الْمِنْبَرِ فَقَعَدَ سُلَيْكٌ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
أَرَكَعْتَ رَكْعَتَيْنِ؟
قَالَ: لَا. قَالَ:
قُمْ فَارْكَعْهُمَا
Dari Jabir bahwa ia berkata: Sulaik al-Ghathafani datang pada hari Jumat sementara Rasulullah SAW sedang duduk di atas mimbar, dan Sulaik pun duduk sebelum ia shalat. Maka Nabi SAW bertanya padanya:
“Apakah kamu telah shalat dua rakaat?”
Ia menjawab: “belum.” Beliau bersabda:
“Bangunlah, dan shalatlah dua rakaat.”
Penjelasan Hadis:
– Salah satu cara untuk menghapus dosa dan derajat hamba tersebut akan ditinggikan
– Cerminan ketaatan dan ketakwaan kepada Allah
– Orang yang istimewa di hadapa Allah
(HR. Muslim: 1448)