Pemberian Bantuan Tokoh Inspiratif


[lebar video = “640” height = “352” mp4 = “https://cmspkh.com/agendabaznasbazisdki2021/wp-content/uploads/sites/911/2021/01/VID-20210128-WA0001-1.mp4”] [/ video] Kisah inspiratif pejuang keluarga tunanetra
Jakarta- Di siang hari teriknya panas matahari di ujung kepala di Ibukota jakarta di himpit oleh gedung-gedung tinggi (26/01). Banyak kendaraan yang berlalu lalang namun tak menyurutkan seorang ayah dan ibu penyandang tunanetra Nasir (39) tinggal di penjernihan dalam, seorang ayah yang memiliki 3 orang anak ia membuktikan kepada masyarakat di sekitarnya dengan cara mencari nafkah untuk keluarga berjulan kerupuk yang dibawa mengemis.Rute jualan kerupuk dari Awaludin, Kebon Pala, Impres dari jam 8 sampai 15.00 Nasir berjualan kerupuk sudah 5 tahun di dampingi oleh istri yang bernama dewi (41), istrinya pun juga menderita buta melek
Dari hasil jualan kerupuk nya pun hanya Rp 50.000 / hari untuk membiayai anak-anak nya 2 orang anak nya masih sekolah namun ada 1 anak nya yang sekolah SLB. Ketiga anaknya menderita tunanetra.
“FOKUSLAH pada kelebihannya, bukan meratapi kekurangannya yang tidak bisa melihat, mendengar, maupun berjalan. Seseorang yang memiliki kekurangan dalam pancaindra tidak selalu bertanggung jawab.”Nasir memiliki kelebihan bisa menjadi tukang urut panggilan di rumah nya banyak pelanggan. [Lebar video = “640” height = “352” mp4 = “https://cmspkh.com/agendabaznasbazisdki2021/wp-content/uploads/sites/911/2021 /01/VID-20210128-WA0001.mp4”][/ video]