عَنِ اْلمُغِيْرَةِ بْنِ شُعْبَةِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ : أَنَّ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم
كَانَ إِذَفَرَغَ مِنَ الصَّلاَةِ وَسَلّمَ قَالَ : لَا إِلَهَ إِلَّا اللهِ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ وَهُوَ عَلىَ كُلِّ شَيْئِ قَدِيْرُ , اَلَّلهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَاْلجَدَّ مِنْكَ اْلجَدَّ
( رَوَاهُ اْلبُخَارِى وَ اْلمُسْلِمِ )
Dari Mughirah bin Syu’bah R.A, bahwasanya Rasulullah SAW
apabila selesai shalat dan mengucapkan salam, beliau memanjatkan doa: Tiada sesembahan yang haq selain Allah semata yang tiada sekutu baginya, miliknyalah segala kerajaan dan miliknyalah segala pujian, dan Dia Maha kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tiada yang bisa menghalangi apa yang Engkau berikan, dan tidak ada yang bisa memberi apa yang Engkau cegah, dan tidak bermanfaat pemilik kekayaan, dan darimulah segala kekayaan.”
(HR. Muttafaq’alaih)