{"id":149,"date":"2025-09-29T05:50:06","date_gmt":"2025-09-29T05:50:06","guid":{"rendered":"https:\/\/cmspkh.com\/tentang-defrisal-apk003\/129-2\/"},"modified":"2025-09-29T05:50:06","modified_gmt":"2025-09-29T05:50:06","slug":"129-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cmspkh.com\/tentang-defrisal-apk003\/129-2\/","title":{"rendered":"129"},"content":{"rendered":"<p>Dalam kerangka ini, \u201ckau dan aku\u201d menjadi simbol keterikatan<\/p>\n<p>ontologis yang menegaskan bahwa kemanusiaan sejati tidak bisa<\/p>\n<p>dilepaskan dari kesalingan.<\/p>\n<p>Jika dipandang dalam lagi, hubungan \u201ckau dan aku\u201d<\/p>\n<p>mengajarkan pentingnya keseimbangan antara kepentingan<\/p>\n<p>pribadi dan kepentingan bersama. Seseorang tidak mungkin<\/p>\n<p>menafikan kebutuhan dirinya, tetapi pada saat yang sama ia tidak<\/p>\n<p>bisa mengabaikan kebutuhan orang lain. Keseimbangan ini<\/p>\n<p>menuntut lahirnya sikap adil, yakni memberikan porsi yang tepat<\/p>\n<p>bagi diri sendiri tanpa melukai hak orang lain. Jika<\/p>\n<p>keseimbangan ini tercapai, maka hubungan akan berjalan<\/p>\n<p>harmonis. Namun jika salah satu pihak mendominasi dan<\/p>\n<p>mengabaikan yang lain, hubungan tersebut akan kehilangan<\/p>\n<p>stabilitasnya. Dengan demikian, \u201ckau dan aku\u201d menuntut<\/p>\n<p>keterampilan untuk menempatkan diri secara proporsional.<\/p>\n<p>Dari sisi perkembangan kepribadian, interaksi \u201ckau dan<\/p>\n<p>aku\u201d juga menjadi sarana pembelajaran moral dan etika. Melalui<\/p>\n<p>perjumpaan dengan orang lain, manusia belajar tentang tanggung<\/p>\n<p>jawab, konsekuensi, serta batasan dalam bertindak. Nilai-nilai<\/p>\n<p>moral tidak lahir dalam ruang hampa, melainkan terbentuk<\/p>\n<p>karena adanya perjumpaan antarindividu. Misalnya, seseorang<\/p>\n<p>memahami arti kejujuran karena berinteraksi dengan orang lain<\/p>\n<p>yang merasakan dampaknya, atau memahami arti empati karena<\/p>\n<p>merasakan kesedihan orang lain. Dengan kata lain, \u201ckau dan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam kerangka ini, \u201ckau dan aku\u201d menjadi simbol keterikatan ontologis yang menegaskan bahwa kemanusiaan sejati tidak bisa dilepaskan dari kesalingan. Jika dipandang dalam lagi, hubungan \u201ckau dan aku\u201d mengajarkan pentingnya keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kepentingan bersama. Seseorang tidak mungkin menafikan kebutuhan dirinya, tetapi pada saat yang sama ia tidak bisa mengabaikan kebutuhan orang lain. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1324,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[166],"tags":[],"class_list":["post-149","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-166"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/tentang-defrisal-apk003\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/149","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/tentang-defrisal-apk003\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/tentang-defrisal-apk003\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/tentang-defrisal-apk003\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1324"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/tentang-defrisal-apk003\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=149"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/tentang-defrisal-apk003\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/149\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/tentang-defrisal-apk003\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=149"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/tentang-defrisal-apk003\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=149"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/tentang-defrisal-apk003\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=149"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}