75


Cahaya tidak selalu datang dalam bentuk besar dan

gemerlap, terkadang Cahaya itu hanya berupa isyarat kecil yang

memberi arah, tanda sederhana yang membuat hati yakin untuk

melangkah lagi. Tetapi sekecil apapun, cahaya itu memiliki

kekuatan luar biasa untuk mengubah pandangan seseorang dari

keputusasaan menjadi keyakinan.

Jalan gelap dalam hidup bisa diibaratkan seperti seseorang

yang berjalan di hutan pada malam hari. Pepohonan raksasa

menutupi langit, kabut menebal, suara binatang malam

menakutkan, dan langkah terasa begitu berat. Orang itu tidak

tahu seberapa jauh lagi harus berjalan. Namun, pada suatu titik,

terlihat sinar rembulan yang menyusup di antara pepohonan.

Sinar itu tidak serta merta mengusir semua gelap, tetapi cukup

untuk membuat langkah menjadi lebih terarah.

Demikian pula dalam kehidupan, kita mungkin tidak

langsung menemukan solusi lengkap, tetapi kehadiran harapan

kecil memberi kita petunjuk bahwa jalan keluar itu nyata adanya.

Begitulah harapan dan keyakinan bekerja dalam jiwa manusia:

menjadi mercusuar yang menuntun langkah, meski badai belum

benar-benar reda.

Menemukan cahaya diujung jalan gelap sangat erat

kaitannya dengan kesabaran, tidak ada cahaya yang bisa

dijumpai oleh mereka yang berhenti di tengah jalan. Banyak

orang gagal melihat terang bukan karena cahaya itu tidak ada,