54


Seandainya kegagalan jatuh itu membuat anak kecil

berhenti mencoba, maka ia tidak akan pernah merasakan

nikmatnya berjalan bebas. Begitu pula dengan kita. Kegagalan

yang kita alami hanyalah bagian dari proses pertumbuhan

menuju kesuksesan yang lebih besar.

Begitu juga dengan hidup, hiduppun sering kali dapat

dianalogikan seperti musim. Ada musim hujan, ada musim

kemarau, dan keduanya memiliki peran penting dalam siklus

alam. Musim hujan memang bisa membawa banjir, tetapi ia juga

menyuburkan tanah. Musim kemarau memang kering dan panas,

tetapi ia memberi waktu bagi tanah untuk beristirahat sebelum

kembali ditanami. Demikian pula dengan kegagalan, ia mungkin

membawa rasa pahit dan membuat kita berhenti sejenak, tetapi

di balik itu ia menyiapkan diri kita untuk musim berikutnya, saat

keberhasilan mulai tumbuh. Dengan sudut pandang ini,

kegagalan tidak lagi kita lihat sebagai akhir dari segalanya ,

melainkan sebagai bagian dari keseimbangan hidup yang

memang harus dijalani.