Dalam negeri kita sendiri dari figur Buya Hamka dapat kita
ambil pelajar bagaimana mengisi waktu dengan hal-hal yang
produktif akan mengobah jala hidup. Sejarah mencatat betapa
banyaknya tulisan-tulisan Hamka yang terlahir dari
kepiawaiannya dalam mengisi waktu dengan hal yang
bermanfaat, setiap waktu luang ia gunakan dengan baik, bahkan
ketika dipenjara ia tetap menggunakan waktunya untuk
melahirkan karya-karya yang tetap popular hingga saat ini.
Mengisi hari dengan hal bermanfaat ibarat menabung.
Setiap aktivitas baik, sekecil apapun, jika dilakukan secara terus
menerus akan memberi hasil besar di kemudian hari. Seorang
pelajar yang meluangkan waktu satu jam sehari untuk membaca,
dalam setahun akan mengumpulkan ratusan jam belajar.
Demikian pula seorang pekerja yang membiasakan diri
menyelesaikan tugas tepat waktu, pada akhirnya akan
membangun reputasi yang baik. Hidup tidak ditentukan oleh satu
pencapaian besar semata, tetapi oleh akumulasi kebiasaan kecil
sehari-hari. Maka, mengisi hari dengan hal bermanfaat adalah
bentuk investasi jangka panjang.
Hal yang paling penting terkait waktu Adalah
meseimbangan antara dunia dan akhirat. Bagi seorang muslim,
mengisi hari dengan hal bermanfaat tidak hanya berkaitan
dengan urusan dunia, tetapi juga akhirat. Aktivitas sehari-hari
bisa bernilai ibadah jika dilakukan dengan niat yang benar.