seseorang pada saat itu. Dengan begitu, ikhlas mengajarkan cara
melepas pamrih, dan tawakal mengajarkan cara melepas
kegelisahan setelah berusaha.
Dalam kehidupan sehari-hari, ikhlas dan tawakal
menghadirkan ketenangan batin yang tidak bisa dibeli dengan
apapun. Orang yang ikhlas tidak mudah terguncang oleh
kekecewaan, sebab ia tidak menggantungkan kebahagiaannya
pada sesuatu yang rapuh, seperti penilaian manusia atau
pencapaian materi yang sementara. Dengan tawakkal seseorang
akan bekerja dengan sebaik mungkin karena sadar bahwa proses
itu sendiri sudah bernilai, terlepas dari bagaimana hasilnya nanti.
Begitu pula dengan tawakal, seseorang yang menanamkan
sikap ini mampu menjalani hidup tanpa diliputi rasa takut
berlebihan terhadap kegagalan, karena ia percaya bahwa setiap
kegagalan membawa pelajaran dan setiap keberhasilan adalah
amanah. Kehidupan pun terasa lebih ringan, karena ia tidak lagi
memikul beban sendirian, melainkan menyerahkan sepenuhnya
pada Sang Pengatur segala urusan. Dengan cara ini, perjalanan