Menguatkan semangat dengan do’a dan usaha juga berarti
melatih diri untuk tidak mudah putus asa. Ada kalanya do’a
terasa tidak segera dikabulkan, atau usaha yang kita lakukan
tidak langsung membuahkan hasil. Pada titik itu, banyak orang
kehilangan semangat dan berhenti. Padahal, bisa jadi hasil yang
dinanti sudah dekat, hanya saja waktu yang dibutuhkan lebih
panjang dari perkiraan. Terkadang kita hanya perlu bertahan
sedikit lebih lama agar harapan benar-benar menjadi nyata.
Pada akhirnya, menjaga semangat dalam do’a dan usaha
adalah seni menjaga keseimbangan antara langit dan bumi, seni
untuk menjaga keseimbangan antara batin dan fisik. Langit
adalah do’a, bumi adalah usaha, dan manusia berada di
antaranya. Kita memandang langit untuk menguatkan hati, lalu
menunduk ke bumi untuk bekerja. Dengan keseimbangan itu,
harapan tetap hidup, kita mungkin tidak selalu mendapatkan apa
yang kita inginkan dengan cepat, tetapi dengan do’a dan usaha,
kita akan selalu memiliki kekuatan untuk menerima,
memperbaiki, dan melanjutkan langkah kearah yang lebih baik
lagi. Maka disanalah letak keindahan dari sebuah harapan, ia
membuat kita terus berani bermimpi dan melangkah lebih jauh,
meski kenyataan kadang tidak seindah yang kita bayangkan.