Setelah itu, pohon perlahan menguat, meski tetap
menghadapi angin, hujan, dan panas terik. Sama halnya dengan
kita. Saat hampir menyerah, kita sedang berada pada fase
“menembus tanah”. Berat, gelap, dan penuh tekanan. Tetapi jika
kita bertahan, suatu hari kekuatan itu akan membawa kita keluar
menuju cahaya.
Menguatkan diri juga berarti mampu mengelola pikiran
yang sering kali menjadi sumber kelemahan terbesar dalam
hidup. Ketika hampir menyerah, biasanya pikiran kita dipenuhi
kalimat negative, “Aku tidak sanggup”, “Aku tidak berbakat”,
atau “Mungkin memang ini bukan jalanku.” Pikiran semacam itu
jika dibiarkan seiring berjalannya waktu akan benar-benar
melemahkan langkah kita. Di sinilah pentingnya menjaga kata
kata dalam pikiran.
Perlu kita biasakan Ketika diri berada dalam titik terrendah
kita perlu untuk memotivasi diri sendiri untuk kembali bangkit,
perlu untuk menjaga fikiran untuk senantiasa berfikir positif,
karena pola fikir kita akan mempengaruhi jalan hidup. Jika
pikiran kita hanya berisi keraguan, kita akan berhenti di tengah
jalan. Sebaliknya, jika kita mengganti pikiran itu dengan
keyakinan, sekecil apa pun, maka kita memiliki alasan untuk
terus bergerak, melangkah sedikit demi sedikit menuju arah yang
lebih baik.