dengan sabar. Sabar itu bukan berarti sesuatu yang
pasif, melainkan tetap berusaha dengan tekun sambil
percaya bahwa waktu akan membawa hasilnya sendiri.
- Ketiga, kegagalan memberi kesempatan untuk
memperbaiki diri. Mungkin cara kita salah, mungkin
strategi kita kurang tepat, atau mungkin kita belum
menyiapkan diri sebaik yang seharusnya. Dengan
kegagalan, kita dipaksa untuk mengevaluasi ulang.
Evaluasi inilah yang membuat langkah berikutnya lebih
kuat.
- Keempat, kegagalan melatih daya tahan mental, tidak
semua orang mampu bangkit setelah jatuh. Tetapi justru
di situlah letak kekuatan manusia. Kemampuan untuk
mencoba lagi. Semakin sering kita bangkit, semakin
tangguh pula mental kita. Dengan menganggap
kegagalan sebagai sarana untuk melatih daya tahan
mental, maka suatu hari nanti, disaat kita telah berhasil,
kita bisa menoleh ke belakang dan berkata: “Saya
sampai di sini bukan karena tidak pernah gagal, tetapi
karena saya tidak pernah berhenti untuk bangkit.”
- Kelima, kegagalan mengajarkan arti dari kata syukur.
Ketika gagal, kita belajar menghargai hal-hal kecil yang