36


  1. Waktu untuk keluarga. Menyisihkan waktu untuk

berbicara, bercengkerama, atau sekadar makan Bersama

dengan keluarga atau orang terdekat kita, hal ini akan

memberi kehangatan yang tidak bisa digantikan oleh

materi.

  1. Waktu untuk diri sendiri. Istirahat, membaca, menonton,

berolahraga, atau merenung, atau melakukan hobbi yang

digemari, semuanya penting untuk dilakukan agar

pikiran dan tubuh tetap sehat.

  1. Waktu untuk spiritualitas. Bagi seorang muslim,

misalnya, shalat lima waktu merupakan bentuk

pengaturan hari yang memberi ketenangan batin

sekaligus pengingat untuk tetap terhubung dengan sang

pencipta, begitu juga dengan khatolik, dan keyakinan

lainnya yang pasti mengajarkan umatnya untuk dapat

membagi waktu dengan baik.

Dengan membagi waktu secara seimbang, hari-hari akan terisi

secara lebih bermakna dan tidak terasa kosong.

Mengurangi aktivitas yang tidak perlu juga sangat penting

untuk dilakukan, mengisi hari dengan hal bermanfaat juga berarti

menghindari hal-hal yang justru menghabiskan waktu tanpa

memberi nilai tambah. Misalnya, terlalu lama menggunakan

media sosial untuk hal yang tidak penting, menonton tayangan