Sayangnya, banyak orang justru menutup telinga dari
suara hatinya. Mereka lebih sibuk mendengar komentar
orang lain: “Kamu harus begini, kamu seharusnya begitu.”
Akibatnya, hidup mereka dipenuhi standar yang bukan
miliknya sendiri. Padahal, ketika kita tidak mengenal diri,
kita mudah kehilangan arah dan merasa kosong meski
tampak “berhasil” di mata orang lain.
Salah satu kisah inspiratif mengenal diri awal dari
kesuksesan adalah kisah dari J.K. Rowling Sebelum dunia
mengenalnya sebagai penulis Harry Potter, J.K. Rowling
hanyalah seorang ibu tunggal yang hidup sederhana. Ia
pernah bekerja sebagai sekretaris, tetapi dipecat karena
terlalu banyak melamun saat bekerja. Orang lain
menganggapnya pemalas dan tidak fokus, namun Rowling
tahu bahwa ia bukanlah orang yang gagal. Ia hanya belum
berada di tempat yang tepat.
Rowling mengenal dirinya sebagai seseorang yang
mencintai menulis. Sejak kecil ia suka bercerita dan
berimajinasi. Meskipun hidupnya penuh kesulitan, ia tetap
setia menulis di kertas-kertas bekas, di kafe kecil, bahkan
saat mengasuh anaknya.
Keyakinannya pada diri sendiri inilah yang membuatnya
bertahan. Naskah pertamanya ditolak oleh belasan penerbit,
tetapi ia tidak berhenti karena ia tahu: inilah dirinya, inilah