menyebabkan pepatah yang sering kita dengar, “waktu adalah
uang.” Ungkapan ini memang ada benarnya, sebab dengan
mengatur waktu seseorang dapat bekerja dan memperoleh
penghasilan, karna jika waktu itu telah habis maka kita juga telah
tiada. Maka selagi waktu itu ada gunakanlah untuk hal-hal yang
produktif dan bermanfaat, orang yang dapat membagi waktunya
dengan baik akan cendrung lebih sukses disbanding mereka yang
abai dengan waktu. Namun, jika diteliti lebih jauh, waktu
sebenarnya jauh lebih berharga daripada uang. Waktu adalah
kehidupan itu sendiri.
Uang yang hilang dapat dicari Kembali, harta yang habis
masih bisa dikumpulkan lagi. Namun, waktu yang berlalu tidak
mungkin kembali walau hanya seper sekian detik mustahil untuk
dapat Kembali lagi. Setiap detik yang terlewat adalah bagian dari
kehidupan yang ikut hilang. Kesadaran ini seharusnya cukup
untuk membuat kita lebih berhati-hati dalam menggunakan
waktu. Mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat berarti
memperkaya kehidupan itu sendiri. Sebaliknya, membiarkan
waktu terbuang tanpa arah sama dengan mengurangi nilai hidup
yang kita jalani.
Mengenai membagi waktu dengan baik, ada bebrapa hal
yang dapat kita jadikan sebagai pelajaran untuk selalu
menghargai waktu, salah satunya pelajaran dari suduk pandang
sejarah. Sejarah mencatat bahwa orang-orang besar mampu