Cahaya yang dipancarkan itu akan tetap dikenang, bahkan
ketika sosoknya mungkin tidak lagi hadir secara fisik,
sebagaimana pepatah mengatakan, gajah mati meninggalkan
gading, orang mati meninggalkan nama. Dengan demikian,
setiap individu memiliki kesempatan untuk meninggalkan jejak
yang bermakna dalam kehidupan sosial, jejak berupa cahaya
yang memberi arah, ketenangan, dan kekuatan bagi mereka yang
membutuhkan.
Kesimpulannya, menjadi Cahaya untuk sekitar bukan hanya
sekedar untuk memberikan bantuan-bantuan yang terlihat besar.
Namun, hal-hal kecil yang kita lakukan yang bermanfaat untuk
orang disekitar merupakan bagian kecil dari menjadi Cahaya
untuk orang disekitar.