عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَحْسِرَ الْفُرَاتُ عَنْ جَبَلٍ مِنْ ذَهَبٍ فَيَقْتَتِلُ النَّاسُ عَلَيْهِ فَيُقْتَلُ مِنْ كُلِّ عَشَرَةٍ تِسْعَةٌ .( رواه ابن ماجه: ٤١٨٢)
Artinya: Hadis dari Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: Kiamat tidak akan terjadi hingga Sungai Eufrat menyingkapkan (dasarnya) dari sebuah gunung emas, lalu manusia saling membunuh (berebut) karenanya, hingga dari setiap sepuluh orang, sembilan terbunuh. (HR Ibnu Majah: 4182)
Hadis ini menjelaskan bahwa salah satu tanda besar dekatnya hari kiamat adalah surutnya Sungai Eufrat yang memperlihatkan sebuah gunung emas di dasarnya. Kejadian ini memicu fitnah harta yang sangat besar, di mana manusia berebut kepemilikannya dengan pertumpahan darah yang dahsyat. Rasulullah SAW menggambarkan betapa besar kerusakan yang ditimbulkan oleh cinta dunia, sampai sembilan dari sepuluh orang terbunuh karena memperebutkannya. Ini menunjukkan bahwa fitnah harta dapat menjadi penyebab kehancuran dan kehinaan umat manusia, serta menjadi bagian dari tanda-tanda kehancuran dunia menjelang kiamat. Hadis ini juga merupakan peringatan keras bagi kaum muslimin agar tidak terperdaya oleh kekayaan dunia, dan agar tetap menjunjung nilai-nilai iman dan akhlak di tengah fitnah akhir zaman.