Terbitnya Matahari dari Barat


حَدَّثَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا، فَإِذَا رَآهَا النَّاسُ، آمَنَ مَنْ عَلَيْهَا، فَذَاكَ حِينَ لَا يَنْفَعُ نَفْسًا إِيمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِنْ قَبْلُ . (رواه البخاري: ٤٣٥٩)

Artinya: Hadis dari Abu Hurairah RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: Kiamat tidak akan terjadi hingga matahari terbit dari barat. Maka ketika manusia melihatnya, seluruh penghuni bumi akan beriman. Namun saat itulah (berlaku firman Allah): Tidak berguna lagi iman seseorang yang belum beriman sebelumnya. (HR. al-Bukhari: 4359)

Hadis ini menjelaskan bahwa salah satu tanda kiamat besar yaitu dimulainya
masa akhir kehidupan dunia dengan terbitnya matahari dari arah barat. Pada masa itu taubat manusia tidak lagi diterima dan iman orang orang yang baru beriman tidak lagi dianggap sah, Karena pada masa itu ujian didunia telah selesai dan mereka akan menyadari bahwa apa yang dikabarkan dalam agama adalah benar.