عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تُقَاتِلُوا قَوْمًا نِعَالُهُمُ الشَّعَرُ، وَحَتَّى تُقَاتِلُوا التُّرْكَ، صِغَارَ الْأَعْيُنِ، حُمْرَ الْوُجُوهِ، ذُلْفَ الْأُنُوفِ، كَأَنَّ وُجُوهَهُمُ الْمَجَانُّ الْمُطْرَقَةُ. (رواه البخاري: ٣٣٩٤ )
Artinya: Hadis dari Abu Hurairah RA, dari Rasullullah SAW, ia bersabda: Kiamat tidak akan terjadi hingga kalian memerangi suatu kaum yang sandal mereka terbuat dari bulu, dan kalian memerangi bangsa Turk, yang bermata kecil, berwajah merah, berhidung pesek, seolah-olah wajah mereka seperti perisai yang ditempa. (HR al-Bukhari: 3394)
Hadis ini merupakan kabar dari Rasulullah SAW mengenai konflik besar yang
akan terjadi menjelang kiamat, khususnya dengan bangsa asing yang memiliki ciri-ciri fisik dan budaya tertentu. Bangsa yang disebutkan dalam hadis ini diyakini oleh banyak ulama sebagai bangsa Turk, Mongol, atau sejenisnya, yang dikenal dalam sejarah memiliki perawakan dengan mata sipit, wajah kemerahan, dan hidung pesek.”sandal dari bulu” mengisyaratkan gaya hidup mereka yang sederhana atau khas suku pengembara. Sementara gambaran wajahnya seperti “perisai yang ditempa” menggambarkan bentuk wajah yang pipih dan lebar.