Perang besar sesama Muslim


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَقْتَتِلَ فِئَتَانِ، فَيَكُونَ بَيْنَهُمَا مَقْتَلَةٌ عَظِيمَةٌ، دَعْوَاهُمَا وَاحِدَةٌ، وَلَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُبْعَثَ دَجَّالُونَ كَذَّابُونَ، قَرِيبًا مِنْ ثَلَاثِينَ، كُلُّهُمْ يَزْعُمُ أَنَّهُ رَسُولُ اللهِ .(رواه البخاري: ٣٤١٣)

Artinya: Hadis dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW, ia bersabda: Kiamat tidak akan terjadi hingga dua kelompok besar dari umat Islam berperang, yang menyebabkan pembunuhan besar-besaran, padahal keduanya memiliki tujuan (slogan) yang sama. Dan tidak akan terjadi kiamat hingga muncul para dajjal pendusta, hampir tiga puluh orang, semuanya mengaku sebagai utusan Allah. (HR. al-Bukhari : 3413)

Hadis ini menjelaskan bahwa akan terjadi Perang besar antara dua kelompok
Muslim yang memiliki tujuan serupa, akan terjadi pertumpahan besar besaran antara sesame umat islam. Meskipun mereka sama-sama mengaku memperjuangkan Islam, namun peperangan tersebut menujukkan menunjukkan bahwa konflik itu bukan antara yang haq dan yang batil secara mutlak, melainkan antara dua pihak yang sama-sama merasa berada di atas kebenaran, namun terpecah karena hawa nafsu, ambisi kekuasaan, atau perbedaan politik.