عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَامَ مُعَاوِيَةُ خَطِيبًا فَقَالَ أَيْنَ عُلَمَاؤُكُمْ أَيْنَ عُلَمَاؤُكُمْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ إِلاَّ وَطَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِى ظَاهِرُونَ عَلَى النَّاسِ لاَ يُبَالُونَ مَنْ خَذَلَهُمْ وَلاَ مَنْ نَصَرَهُمْ . (رواه ابن ماجه: ٩)
Artinya: Hadis dari ‘Amr bin Syu‘aib dari ayahnya, ia berkata: Mu‘awiyah pernah berdiri berkhutbah, lalu berkata: Di mana para ulama kalian? Di mana para ulama kalian? Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: Tidak akan terjadi kiamat kecuali ada satu kelompok dari umatku yang tetap tampak di atas (kebenaran) menghadapi manusia. Mereka tidak peduli siapa pun yang mengkhianati mereka dan siapa pun yang menolong mereka. (HR Ibnu Majah: 9)
Hadis ini menjelaskan bahwa sebelum datangnya hari kiamat akan selalu ada
sekelompok umat Islam yang tetap teguh dalam memegang kebenaran dan menampakkannya kepada manusia, meskipun mereka menghadapi berbagai tantangan, ditinggalkan oleh banyak orang, atau tidak mendapat dukungan. Kelompok ini adalah orang-orang yang berpegang teguh pada ajaran Islam yang murni, tidak tergoyahkan oleh tekanan sosial atau politik, dan tetap berdakwah serta membela agama Allah sampai akhir zaman. Hadis ini memberikan harapan bahwa agama Islam akan tetap tegak hingga akhir zaman dan akan selalu ada orang-orang pilihan yang menjaga dan memperjuangkannya.