Kaum Wanita melebihi jumlah Laki-Laki


عَنْ أَنَسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:  إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُرْفَعَ الْعِلْمُ، وَيَثْبُتَ الْجَهْلُ وَيُشْرَبَ الْخَمْرُ، وَيَظْهَرَ الزِّنَا، وَيَذْهَبَ الرِّجَالُ، وَتَبْقَى النِّسَاءُ، حَتَّى يَكُونَ لِخَمْسِينَ امْرَأَةً قَيِّمٌ وَاحِدٌ (رواه مسلم: ٢٦٧١)

Artinya: Hadis dari Anas, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah: diangkatnya ilmu, merabaknya kebodohan,
diminumnya minuman keras, perzinaan merajalela, sedikitnya jumlah laki-laki
sementara jumlah wanita semakin banyak, bahkan lima puluh wanita yang
ditanggung satu orang laki-laki.( HR Muslim:2671)

Hadis ini menjelaskan bahwa tanda tanda kiamat dengan datangnya akhir zaman
seperti di angkatnya ilmu, yang mana wafatnya para ulama dan orang orang yang
mengamalkan ilmu. Apabila ulama telah tiada, dan umat kehilangan petunjuk, sehingga kebodohan meluas dan masyarakat bertindak bedasarkan hawa nafsu tanpa bimbingan agama. Minum keras dimana mana, begitu pula perzinaan dalam masyarakat yang sudah menjadi hal biasa yang menandakan hilangnya rasa malu dan pengaruh iman dalam kehidupan. Berkurangnya jumlah laki laki sehingga lebih banyak jumlah permpuan. Ungkapan bahwa lima puluh wanita akan ditanggung oleh satu laki-laki menggambarkan kondisi beratnya beban sosial laki-laki atau minimnya sosok laki-laki yang layak memimpin.