عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: يُخَرِّبُ الْكَعْبَةَ ذُو السُّوَيْقَتَيْنِ مِنَ الْحَبَشَةِ .(رواه البخار: ١٥١٤)
Artinya: Hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi SAW, ia bersabda: “Ka’bah akan dihancurkan oleh seorang laki-laki dari Habasyah yang berkaki kecil.” (HR al-Bukhari:. 1514)
Hadis menjelaskan bahwa salah satu tanda besar menjelang hari kiamat, yaitu
penghancuran Ka’bah, tempat peribadahan paling suci dalam Islam. Pelaku penghancuran ini disebutkan berasal dari Habasyah (Ethiopia), dan dijuluki dengan “Dzu as-Suwaiqatayn”, yang berarti “lelaki berkaki kecil atau kurus”, sebagai gambaran fisiknya. Para ulama menjelaskan bahwa ini adalah bagian dari kerusakan besar yang akan menimpa umat Islam di akhir zaman. Ketika keimanan mulai melemah, Ka’bah tidak lagi dijaga dan dihormati, sehingga memungkinkan orang kafir atau menghancurkannya tanpa perlawanan dari umat islam