Hadis 1


عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ أَسِيدٍ قَالَ أَشْرَفَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مِنْ غُرْفَةٍ وَنَحْنُ نَتَذَاكَرُ السَّاعَةَ فَقَالَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَرَوْا عَشْرَ آيَاتٍ طُلُوعُ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا وَيَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَالدَّابَّةُ وَثَلاَثَةُ خُسُوفٍ خَسْفٍ بِالْمَشْرِقِ وَخَسْفٍ بِالْمَغْرِبِ وَخَسْفٍ بِجَزِيرَةِ الْعَرَبِ وَنَارٌ تَخْرُجُ مِنْ قَعْرِ عَدَنَ تَسُوقُ النَّاسَ أَوْ تَحْشُرُ النَّاسَ فَتَبِيتُ مَعَهُمْ حَيْثُ بَاتُوا وَتَقِيلُ مَعَهُمْ حَيْثُ قَالُوا . (رواه الترمذى: ٢٣٣٨)

Artinya: Hadis dari Hudzaifah bin Asid, ia berkata: Rasulullah SAW menampakkan diri kepada kami dari sebuah kamar saat kami sedang berdiskusi tentang hari kiamat. Maka ia bersabda: Tidak akan terjadi kiamat hingga kalian melihat sepuluh tanda: terbitnya matahari dari arah barat, kemunculan Ya’juj dan Ma’juj, keluarnya Dabbah (makhluk melata), tiga kali terjadinya gerhana bumi (khusuf): gerhana di timur, gerhana di barat, dan gerhana di Jazirah Arab, serta api yang keluar dari dasar wilayah ‘Adn yang akan menggiring manusia atau mengumpulkan mereka, bermalam bersama mereka di mana mereka bermalam dan berteduh bersama mereka di mana mereka berteduh. (HR. at-Tirmidzi: 2338)

Hadis ini menjelaskan bahwa kiamat tidak akan datang secara tiba-tiba, melainkan akan didahului oleh sepuluh tanda besar yang jelas dan luar biasa. Di antara tanda-tanda tersebut adalah perubahan kosmik seperti terbitnya matahari dari barat, munculnya makhluk-makhluk aneh seperti Ya’juj dan Ma’juj serta Dabbah, dan terjadinya gerhana bumi (khusuf) di tiga wilayah utama, yang menunjukkan kehancuran masif. Api dari wilayah ‘Adn yang menggiring manusia menunjukkan perpindahan atau penghimpunan manusia secara besar-besaran menjelang kiamat.