Benda Mati dan Hewan Berbicara kepada Manusia


عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تُكَلِّمَ السِّبَاعُ الإِنْسَ وَحَتَّى تُكَلِّمَ الرَّجُلَ عَذَبَةُ سَوْطِهِ وَشِرَاكُ نَعْلِهِ وَتُخْبِرَهُ فَخِذُهُ بِمَا أَحْدَثَ أَهْلُهُ مِنْ بَعْدِهِ .(رواه  الترمذى: ٢٣٣٦)

Artinya: Hadis dari Abu Sa’id al-Khudri RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak akan terjadi kiamat hingga binatang buas berbicara kepada manusia, hingga ujung cambuk seorang lelaki dan tali sandalnya berbicara kepadanya, dan pahanya memberitahukan kepadanya apa yang dilakukan oleh keluarganya sepeninggalnya. (HR al-Tirmidzi: 2336)

Hadis ini menjelaskan bahwa di antara tanda-tanda besar menjelang kiamat adalah terjadinya peristiwa-peristiwa yang sangat menakjubkan dan di luar kebiasaan, yaitu benda-benda mati dan hewan dapat berbicara kepada manusia. Rasulullah menyebutkan bahwa binatang buas akan berbicara kepada manusia, begitu pula benda-benda kecil seperti ujung cambuk dan tali sandal akan mampu menyampaikan ucapan. Bahkan, bagian tubuh seperti paha seseorang akan memberitahukan perihal perbuatan keluarganya saat ia tidak hadir. Hal-hal ini termasuk dalam jenis khawariqul ‘adah (kejadian luar biasa yang melampaui hukum alam) yang akan menjadi tanda-tanda besar kerusakan dunia sebelum terjadinya kiamat. Hadis ini sekaligus menunjukkan bahwa pada masa itu, batas antara benda hidup dan mati menjadi kabur, dan manusia akan menyaksikan hal-hal yang sebelumnya dianggap mustahil. Ini adalah peringatan besar bahwa semakin dekatnya kiamat akan ditandai dengan fenomena yang luar biasa dan mengejutkan.