عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَكْثُرَ الْمَالُ وَيَفِيضَ، حَتَّى يَخْرُجَ الرَّجُلُ بِزَكَاةِ مَالِهِ فَلَا يَجِدُ أَحَدًا يَقْبَلُهَا مِنْهُ، وَحَتَّى تَعُودَ أَرْضُ الْعَرَبِ مُرُوجًا وَأَنْهَارًا. (رَوَاهُ مُسْلِمٌ: ١٥٧)
Artinya: Hadis dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: Tidak akan terjadi kiamat hingga harta menjadi banyak dan melimpah, sampai seseorang keluar dengan zakat hartanya, namun tidak menemukan seorang pun yang mau menerimanya. Dan hingga tanah Arab kembali menjadi padang-padang rumput dan sungai-sungai. (HR Muslim: 157)
Hadis ini mengabarkan salah satu tanda besar mendekatnya kiamat, yaitu
terjadinya kemakmuran ekonomi yang luar biasa, hingga zakat tidak lagi diperlukan karena semua orang telah berkecukupan. Ini menunjukkan betapa makmurnya keadaan manusia saat itu, terutama di masa keadilan dan keberkahan, sebagaimana dalam riwayat lain disebutkan bahwa hal ini terjadi pada masa turunnya Nabi Isa AS. Kemudian kembalinya tanah Arab menjadi padang rumput dan sungai-sungai, padahal saat ini sebagian besar
wilayah Arab berupa gurun tandus. Ini adalah nubuwwah ilmiah, karena penelitian modern menunjukkan kemungkinan besar perubahan iklim yang menyebabkan wilayah tersebut menjadi subur kembali di masa depan.