عَنْ عَبْدِ اللهِ رضي الله عنه : أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم أَقْبَلَ يَوْمَ الفَتْحِ مِنْ أَعْلَى مَكَّةَ عَلَى رَاحِلَتِهِ، مُرْدِفًا أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍ وَمَعَهُ بِلاَلٌ وَمَعَهُ عُثْمَانُ بْنُ طَلْحَةَ مِنَ الحُجَّابَةِ حَتَّى أَنَاخَ فِي المَسْجِدِ فَأَمَرَهُ أَنْ يَأْتِيَ بِمِفْتَاحِ البَيْتِ فَفَتَحَ، وَدَخَلَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَمَعَهُ أُسَامَةُ وَبِلاَلٌ وَعُثْمَانُ فَمَكَثَ فِيهَا نَهَارًا طَوِيلًا، ثُمَّ خَرَجَ فَاسْتَبَقَ النَّاسُ وَكَانَ عَبْدُ اللهِ بْنُ عُمَرَ أَوَّلَ مَنْ دَخَلَ فَوَجَدَ بِلاَلًا وَرَاءَ البَابِ قَائِمًا فَسَأَلَهُ: أَيْنَ صَلَّى رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم فَأَشَارَ لَهُ إِلَى المَكَانِ الَّذِي صَلَّى فِيهِ. قَالَ عَبْدُ اللهِ: فَنَسِيتُ أَنْ أَسْأَلَهُ كَمْ صَلَّى مِنْ سَجْدَةٍ (رواه البخاري: ٢٨٢٦).
Artinya: hadis dari Abdullah RA: Bahwasannya Rasulullah SAW datang pada hari Fathu Makkah dari arah atas kota Makkah dengan mengendarai untanya, memboncengkan Usamah bin Zaid. Bersama ia juga ada Bilal dan Utsman bin Thalhah dari penjaga Ka’bah. Ia turun di masjid, lalu memerintahkan Utsman untuk mengambilkan kunci Ka’bah, kemudian pintu Ka’bah dibuka. Lalu Rasulullah SAW masuk ke dalam bersama Usamah, Bilal, dan Utsman. Ia tinggal di dalam Ka’bah cukup lama, kemudian keluar. Manusia berlomba-lomba untuk masuk, dan Abdullah bin Umar adalah orang pertama yang masuk. Ia mendapati Bilal berdiri di belakang pintu, lalu bertanya kepadanya, Di mana Rasulullah SAW salat? Maka Bilal menunjuk ke tempat Rasulullah SAW salat. Abdullah berkata, Aku lupa bertanya kepadanya berapa kali Rasulullah SAW sujud. (HR. al-Bukhari: 2826)
Hadis ini menjelaskan bahwa pada hari Fathu Makkah, Rasulullah SAW datang ke Makkah dengan mengendarai untanya dan memboncengkan Usamah bin Zaid. Ia bersama Bilal dan Utsman bin Thalhah masuk ke dalam Ka’bah setelah pintu dibuka. Nabi SAW tinggal di dalam Ka’bah cukup lama, lalu keluar dan orang-orang berlomba-lomba untuk masuk. Abdullah bin Umar adalah orang pertama yang masuk dan bertanya kepada Bilal di mana Rasulullah SAW salat, lalu Bilal menunjukkan tempat salatnya. Namun, Abdullah bin Umar lupa untuk bertanya berapa kali Nabi SAW sujud. Hal ini menggambarkan bagaimana para sahabat sangat memperhatikan dan ingin meneladani setiap tindakan Nabi SAW, bahkan hingga detail-detail kecil seperti jumlah sujud dalam salat. Hadis ini juga menunjukkan betapa pentingnya memahami tata cara ibadah Nabi SAW sebagai acuan dalam pelaksanaan ibadah bagi umat Islam.