Sujud dalam Surat Shad


عَنِ الْعَوَّامِ قَالَ سَأَلْتُ مُجَاهِدًا عَنْ سَجْدَةِ ص فَقَالَ سَأَلْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ مِنْ أَيْنَ سَجَدْتَ فَقَالَ أَوَمَا تَقْرَأُ (وَمِنْ ذُرِّيَّتِهِ دَاوُدَ وَسُلَيْمَانَ) (أُولَئِكَ الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ فَبِهُدَاهُمُ اقْتَدِهْ) فَكَانَ دَاوُدُ مِمَّنْ أُمِرَ نَبِيُّكُمْ صلى الله عليه وسلم أَنْ يَقْتَدِىَ بِهِ ، فَسَجَدَهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم (رواه البخاري: ٤٨٠٧).

Artinya: hadis dari al-‘Awwam, ia berkata: aku bertanya kepada Mujahid tentang sujud dalam surat Shad. Maka Mujahid berkata: aku bertanya kepada Ibnu Abbas, pada ayat mana kamu bersujud? Ibnu Abbas menjawab: apakah kamu tidak membaca: dan dari keturunannya Daud dan Sulaiman. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. Nabi Daud termasuk orang yang diperintahkan oleh Nabi kalian SAW supaya kalian ikuti. Maka ketika Daud AS sujud pada surat itu, Rasulullah SAW pun sujud. (HR. al-Bukhari: 4807)

 

Hadis ini menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW melakukan sujud tilawah pada ayat dalam Surat Shaad karena mengikuti petunjuk Allah untuk mengikuti para nabi terdahulu seperti Nabi Daud. Dalam ayat tersebut, Allah memuji keturunan Nabi Ibrahim yang di antaranya adalah Daud dan Sulaiman, serta memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk meneladani mereka. Karena itu, saat membaca ayat ini, Rasulullah SAW bersujud sebagai bentuk pengamalan perintah tersebut. Ini menunjukkan pentingnya mengikuti teladan para nabi dalam beribadah dan menunjukkan bahwa sujud tilawah pada Surat Shad disyariatkan.