Makna Sujud Nabi SAW dalam Surat Shad


عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم سَجَدَ فِي ص وَقَالَ سَجَدَهَا دَاوُدُ تَوْبَةً وَنَسْجُدُهَا شُكْرًا (رواه النسائ: ٩٦٥).

Artinya: hadis dari Ibnu Abbas RA, bahwa Nabi SAW bersujud pada surat Shad dan berkata: sujud ini adalah sujudnya Daud sebagai tobat, dan kami sujudkannya sebagai bentuk syukur. (HR. An-Nasa’i: 965)

 

Hadis ini menjelaskan bahwa ketika Nabi SAW bersujud pada surat Shad, ia menyatakan bahwa sujud tersebut adalah seperti sujud Nabi Daud yang dilakukan sebagai bentuk tobat, dan sujud Nabi SAW sebagai bentuk syukur kepada Allah. Hal ini menunjukkan bahwa sujud memiliki makna yang dalam, baik sebagai bentuk penyesalan dan tobat atas dosa-dosa, maupun sebagai ungkapan terima kasih atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah. Sujud tersebut juga menunjukkan hubungan antara Nabi SAW dan para nabi sebelumnya, serta sebagai wujud dari syukur kepada Allah.