6. Sujud yang Dilakukan Bersama Nabi Muhammad SAW


عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَقْرَأُ عَلَيْنَا السُّورَةَ فِيهَا السَّجْدَةُ فَيَسْجُدُ، وَنَسْجُدُ، حَتَّى مَا يَجِدُ أَحَدُنَا مَوْضِع لِجَبْهَتِهِ (رواه البخاري: ۱۰۲۵).

Artinya: hadis dari Ibnu Umar RA berkata: Nabi SAW pernah membacakan untuk kami satu surat yang berisi ayat sajadah, kemudian ia sujud. Lalu kamipun ikut sujud hingga tidak ada seorangpun diantara kami yang merasa mendapatkan tempat untuk meletakkan dahi mereka. (HR. Bukhari: 1025)

 

Hadis ini menjelaskan bahwa ketika nabi membaca surat yang mengandung ayat sajadah, ia langsung sujud dan para sahabat yang mendengarnya ikut sujud bersamanya. Hal ini menunjukkan bahwa para sahabat sangat antusias mengikuti perintah nabi dengan khusyuk, bahkan saking banyaknya mereka, tidak ada seorang pun yang merasa mendapatkan tempat untuk meletakkan dahi mereka. Hadis ini menggambarkan semangat para sahabat dalam meneladani perbuatan nabi dan menunjukkan bahwa sujud sajadah dilakukan secara berjamaah dalam salat, sebagai bentuk penghormatan dan ketundukan kepada Allah.