عَنْ أَبِى أَسِيدٍ قَالَ قَالَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم كُلُوا الزَّيْتَ وَادَّهِنُوا بِهِ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرَةٍ مُبَارَكَةٍ (رواه الترمذى:۱۹٧۱)
Artinya : hadis dari Abi Asid, ia berkata: Rasulullah saw bersabda:”Makanlah minyak zaitun dan gunakanlah ia untuk beroles (minyak), karena sesungguhnya ia berasal dari pohon yang diberkahi.”(HR.at-tirmidzi:1971)
Hadis ini menjelaskan bahwa kita dianjurkan untuk memakan minyak zaitun dan menggunakannya untuk perawatan tubuh, karena Nabi saw menyebutnya berasal dari pohon yang diberkahi. Minyak zaitun dianggap memiliki banyak manfaat kesehatan, baik untuk dikonsumsi maupun untuk pengobatan luar.Minyak zaitun diakui sebagai bahan yang bermanfaat dalam Islam, baik secara fisik maupun spiritual. Hadis ini menekankan pentingnya memanfaatkan minyak zaitun sebagai sumber keberkahan dan kesehatan, yang juga disebutkan dalam Al-Qur’an sebagai minyak yang diberkahi.