عَنْ جَابِرٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌ فَإِذَا أُصِيبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ (رواه مسلم:۲۲٠٤)
Artinya: Hadis dari Jabir, dari Rasulullah Saw: Sesungguhnya setiap penyakit ada obatnya. Maka apabila obat itu mengenai (sesuai) dengan penyakitnya, ia akan sembuh dengan izin Allah ‘Azza wa Jalla. (HR Muslim: 2204)
Hadis ini menjelaskan bahwa setiap penyakit pasti memiliki obat yang dapat menyembuhkannya. Hal ini mencerminkan keyakinan bahwa dalam dunia ini, Allah telah menyediakan solusi untuk segala macam penyakit, baik fisik maupun spiritual. Pesan ini mengajarkan umat Islam untuk tidak putus asa dalam mencari pengobatan ketika terkena penyakit, karena ada obat yang sesuai dengan setiap penyakit. Ini juga menunjukkan bahwa pengobatan adalah bagian dari usaha manusia untuk memperoleh kesembuhan, yang tentunya atas izin dan kehendak Allah.
Pada bagian akhir hadis ini, Rasulullah Saw menegaskan bahwa obat yang sesuai dengan penyakit akan memberikan kesembuhan, tetapi hal tersebut tetap terjadi dengan izin Allah. Ini mengandung pengertian bahwa kesembuhan bukan hanya bergantung pada obat yang digunakan, melainkan juga pada kehendak Allah. Oleh karena itu, meskipun kita berusaha mencari dan mengkonsumsi obat yang tepat, kita harus tetap menyadari bahwa hasilnya adalah bagian dari takdir Allah. Hadis ini juga mengingatkan umat Islam untuk selalu berdoa dan berserah diri kepada Allah setelah berusaha, serta untuk menjaga keseimbangan antara usaha medis dan keyakinan spiritual dalam menghadapi penyakit.