Al-Qur’an menurut bahasa berasal dari kata قَرَأَ-يَقْرَأٌ-ٌقُرْأَنً yang berarti membaca bacaan. al-Qur’an berarti bacaan yang sempurna. Kesempurnaan al-Qur’an sebagai bacaan dibandingkan dengan bacaan yang ada dibuktikan dengan Dibaca oleh ratusan juta manusia, meskipun mereka tidak tahu artinya dan tidak dapat menulis aksaranya, diatur tata cara membacanya, panjang pendeknya, tebal tipis ucapannya, sampai pada etika membacanya, dipelajari susunan kata dan kosa katanya, dan juga makna kandungannya. Sedangkan al-Qur’an menurut Istilah adalah Wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhamad saw., secara berangsur-angsur melalui malaikat Jibril dan membacanya adalah ibadah. Rasulullah banyak menerima wahyu dari Allah baik secara langsung maupun perantara Malaikat Jibril dan dibukukan, tetapi tidak disebut Al-Qur’an dan membaca tidak dinilai ibadah. Dari kutipan di atas, kita dapat mengetahui bahwa Al-Qur’an adalah kitab suci yang mengandung firman Allah turunya secara bertahap melalui malaikat Jibril pembawanya Nabi Muhammad Saw. susunannya dimulai dari surat Al-Fatihah dan diakhiri surat An-Nas membacanya bernilai ibadah fungsinya antara lain menjadi hujjah atau bukti yang kuat atas kerasulan Muhammad Saw., keberadaannya hingga kini masih tetap terpelihara dengan baik, dan pemasyarakatannya dilakukan secara berantai dari satu generasi ke generasi lain dengan tulisan maupun lisan.