حدثنا حدثنا علي بن محمد حدثنا وكيع ح و محمد بن بشار حدثنا يحيى بن سعيد وعبد الرحمن جميعا عن سفيان عن زبيد عن إبراهيم عن مسروق حدثنا و علي بن محمد وأبو بكر بن خلاد قالا حدثنا وكيع حدثنا الأعمش عن عبد الله بن مرة عن مشروق عن عبد الله قال قال رسول الله صلی الله عليه وسلم ليس منا من شق الجيوب وضرب الحدود ودعا بدعوى الجاهلية ( أخرجه ابن ماجه
Dari kutipan sanad dan matn hadis di atas terlihat bahwa Ibnu Majah dalam mengemukakan riwayatnya menyandarkan kepada tiga orang periwayat, yakni Ali bin Muhammad, Abu Bakar bin Khallad dan Muhammad bin Basysyar. Ketiga nama periwayat yang disandari oleh Ibnu Majah tersebut dalam ilmu hadis disebut sebagai sanad pertama. Dengan demikian, maka sanad terakhir adalah Abdullah, yakni periwayat pertama karena dia sebagai sahabat Nabi yang berstatus sebagai pihak pertama yang menyampaikan riwayat hadis tersebut. Berikut ini dikemukakan urutan periwayat dan urutan sanad:
- Abdullah Periwayat I Sanad VI.
- Masruq Periwayat II Sanad V
- Abdullah bin Murrah Periwayat III Sanad IV
- Al-A’masy Periwayat IV Sanad III
- Waki’ Periwayat V Sanad II
- Ali bin Muhammad Periwayat VI Sanad I
- Ibnu Majah (Muharrij).
Lambang-lambang metode periwayatan yang dapat dicatat dari kutipan riwayat hadis tersebut adalah حدثنا dan عن itu berarti, terdapat perbedaan metode periwayatan yang digunakan oleh para periwayat dalam sanad hadis tersebut. Huruf ح yang terletak antara Waki’ dengan lafaz حدثنا dan nama Masruq dengan lafaz وحدثنا adalah singkatan dari sanad dari perpindahan (التحويل من إسناد إىل إسناد yang satu ke sanad yang lain. Dengan demikian, sanad Ibnu Majah dalam riwayat hadis yang dikutip tersebut ada tiga macam.