و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ أَخْبَرَنَا الضَّحَّاكُ عَنْ قَطَنٍ الْخُزَاعِيِّ عَنْ يُحَنَّسَ مَوْلَى مُصْعَبٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ
مَنْ صَبَرَ عَلَى لَأْوَائِهَا وَشِدَّتِهَا كُنْتُ لَهُ شَهِيدًا أَوْ شَفِيعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَعْنِي الْمَدِينَة
Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rafi’, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik, telah mengabarkan kepada kami Adl Dlahak dari Qathn Al Khuza’i dari Yuhannas Maula Mush’ab, dari Abdullah bin Umar ia berkata, Saya mendengar Rasulullah ﷺ bersabda,
“Siapa yang sabar menahan kesusahan dan kesulitan yang dideritanya di kota ini, maka aku akan menjadi saksi atau pembelanya kelak pada hari kiamat.” Maksudnya adalah kota Madinah.”
HR. Muslim 2447