Syarah Hadits


Hadits diatas menjadi penjelas bagi seluruh umat manusia, bahwa setelah Rasulullah diajarkan kepadanya Al-Qur’an lalu Rasulullah mengatakan dalam haditsnya yang mengisyaratkan bahwa beliau diutus adalah sebagai pendidik.

Seorang pendidik akan senantiasa menyampaikan ilmu pengetahuan yang dimilikinya untuk bisa diserap oleh muridnya sehingga nantinya ilmu pengetahuan tersebut akan semakin dikembangkan oleh peserta didik. Hadits Rasulullah SAW menyatakan; Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ta’ala ‘anhu, bahwa Nabi agar mencapai tujuan pendidikan yang sesuai dengan kodratnya sebagai manusia, yakni menjadi insankamil. Rangkaian hadits Rasulullah saw yang tertera dalam pembahasan penelitian ini yang kesemuanya merupakan penjelasan tentang pendidik dalam perspektif Hadits, dapat disimpulkan sebagai berikut;

  1. Pendidik haruslah beriman
  2. Seorang pendidik harus memiliki niat ikhlas
  3. Seorang pendidik harus memiliki sifat lapang dada
  4. Seorang pendidik harus lemah lembut dan tersenyum
  5. Seorang pendidik yang harus memperhatikan muridnya.

Hadits Rasulullah SAW juga membahas tentang pendidik, yakni hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ad- Darami;

خْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ زِيَادِ بْنِ أَنْعُمَ

بَلغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً

Shallallaahu alai wa sallam Bersabda, “Sampaikanlah dariku walaupun hanya satu ayat. HR. Tarmizi”

Pendidik merupakan seorang yang memiliki tugas utama daam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usis dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar hingga pendidikan yang menengah dan mengarah. Seorang pendidik juga berperan sebagai perencana dan pengatur dalam proses belajar mengajar, guru bertanggung jawab atas semua aktifitas yang dilakukan peserta didik. Dalam interaksi edukatif yang berlangsung maka telah terjadi interaksi bertujuan yang memaknai dan menciptakan lingkungan yang bernilai demi kepentingan anak didik dalam proses belajar mengajar.