وَعَنْ أبي عَمْرٍو، وقيل أبي عَمْرَةَ سُفْيَانَ بنِ عبدِ الله رَضِيَ اللهُ عَنْه قَالَ : قُلْتُ : يَا رَسُوْلُ اللَّهِ قُلْ لِي في الإِسْلامِ قَولاً لا أَسْأَلُ عَنْه أَحَداً غَيْرَكَ . قَالَ :
قُلْ :آمَنْتُ باللَّهِ: ثُمَّ اسْتَقِمْ .
رَوَاهُ مُسْلِمٌ
Dari Abu ‘Amr, ada yang mengatakan namanya Abu ‘Amrah, Sufyan Ibn Abdullah ra. berkata: Aku bertanya: Ya Rasulullah, katakanlah padaku dalam Islam tentang suatu ucapan yang aku tidak akan menanyakan lagi pada seseorang selain Tuan. Rasulullah saw. bersabda:
Katakanlah, aku beriman kepada Allah kemudian beristiqamahlah.
(HR Muslim)
Maksudnya bertindak lurus itu ialah: Kalau kita telah mengaku beriman pada Allah, hendaklah kita jangan segan berlaku yang benar dan jujur, misalnya benar-benar memperjuangkan cita-cita Islam. Maka jangan hanya menamakan dirinya itu seorang Islam sekedar hanya pengakuan kosong belaka, tetapi berlakulah yang benar sebagai seorang Muslim.
Hadis sahih, diriwayatkan oleh Muslim, hadis no. 55; al-Tirmizi, hadis no. 2334; Ibn Majah, hadis no. 3962; Ahmad, hadis no. 14869 dan 18614; al-Darimi, hadis no. 2594.