Mendahulukan yang kanan dalam berwudhu


حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي أَشْعَثُ بْنُ سُلَيْمٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ فِي تَنَعُّلِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَطُهُورِهِ وَفِي شَأْنِهِ كُلِّهِ

صحيح البخاري ١٦٣

 Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin ‘Umar berkata: telah menceritakan kepada kami Syu’bah berkata: telah mengabarkan kepadaku Asy’ats bin Sulaim berkata: Aku mendengar Bapakku dari Masruq dari ‘Aisyah berkata:

 

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suka memulai dari sebelah kanan saat mengenakan sandal, menyisir rambut, bersuci dan selainnya.”

Shahih Bukhari 163