Gadai


عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « لَبَنُ الدَّرِّ يُحْلَبُ بِنَفَقَتِهِ إِذَا كَانَ مَرْهُونًا وَالظَّهْرُ يُرْكَبُ بِنَفَقَتِهِ إِذَا كَانَ مَرْهُونًا وَعَلَى الَّذِى يَرْكَبُ وَيَحْلِبُ النَّفَقَةُ ». قَالَ أَبُو دَاوُدَ وَهُوَ عِنْدَنَا صصَحِيحٌ. (رواه أبو داود: ٣٥٢٨)

Artinya: Dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Jika digadaikan maka susu hewan boleh diperah sesuai dengan nafkah yang diberikan kepada hewan tersebut, dan punggung hewan boleh dinaiki. Orang yang menaiki dan memerah wajib memberikan nafkahnya.”Abu Daud berkata: “Menurut kami hadits ini lebih shahih.” (HR. Abu Daud: 3528).