{"id":31,"date":"2019-12-29T04:32:16","date_gmt":"2019-12-29T04:32:16","guid":{"rendered":"https:\/\/cmspkh.com\/hadisisuaktual\/kehujahan-hadis-shahih\/"},"modified":"2019-12-29T04:32:16","modified_gmt":"2019-12-29T04:32:16","slug":"kehujahan-hadis-shahih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cmspkh.com\/hadisisuaktual\/kehujahan-hadis-shahih\/","title":{"rendered":"Kehujahan Hadis Shahih"},"content":{"rendered":"<p>Para ulama ahli hadis dan sebagian ulama ahli ushul serta ahli fiqh sepakat menjadikan hadis <em>sahih<\/em> sebagai hujjah yang wajib beramal dengannya. Kesepakatan ini terjadi dalam soal-soal yang berkaitan dengan penetapan halal dan haramnya sesuatu, tidak dalam hal-hal yang berhubungan dengan aqidah.<\/p>\n<p>Sebagian besar ulama menetapkan dengan dalil-dalil <em>qat\u2019i<\/em> yaitu al-Qur\u2019an dan hadis mutawatir. Oleh karena itu, hadis ahad tidak dapat dijadikan hujjah untuk menetapkan persoalan-persoalan yang berhubungan dengan aqidah. Sedang sebagian ulama lainnya dan ibn Hazm al-Dhahiri menetapkan bahwa hadis <em>sahih<\/em> memfaedahkan ilmu <em>qat\u2019i<\/em> dan wajib diyakini. Dengan demikian <em>sahih<\/em> dapat dijadikan hujjah untuk menetapkan suatu aqidah.<\/p>\n<p>Berdasarkan martabat tersebut, <em>Muhadditsin<\/em> (para ahli hadis) membagi tingkatan sanad menjadi, beberapa tingkatan yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li><em>Ashah al-Asanid<\/em>, yakni rangkaian sanad yang paling tinggi derajatnya. Abu \u2018Abdillah Al-Hakim mengatakan bahwa dasar penetapan \u201cashah al-asanid\u201d ada yang mengkhususkan sahabat tertentu dan ada yang mengkhususkan daerah tertentu.<\/li>\n<li><em>Ashanul al-Asanid<\/em>, yakni rangkaian sanad yang tingkatannya di bawah tingkat pertama seperti hadits yang diriwayatkan oleh Hamad bin Salmah dari Tsabit dan Anas.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Adh\u2019afal al-Asanid, yakni rangkaian sanad hadits yang tingkatannya di bawah tingkatan kedua, seperti hadits riwayat Suhail bin Abi Shahih dari bapaknya dari Abu Hurairah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Para ulama ahli hadis dan sebagian ulama ahli ushul serta ahli fiqh sepakat menjadikan hadis sahih sebagai hujjah yang wajib beramal dengannya. Kesepakatan ini terjadi dalam soal-soal yang berkaitan dengan penetapan halal dan haramnya sesuatu, tidak dalam hal-hal yang berhubungan dengan aqidah. Sebagian besar ulama menetapkan dengan dalil-dalil qat\u2019i yaitu al-Qur\u2019an dan hadis mutawatir. Oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":30,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[68],"tags":[],"class_list":["post-31","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kehujahan-hadis-shahih"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadisisuaktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadisisuaktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadisisuaktual\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadisisuaktual\/wp-json\/wp\/v2\/users\/30"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadisisuaktual\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadisisuaktual\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadisisuaktual\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadisisuaktual\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadisisuaktual\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}