حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْمَهْرِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ أَنَّ إِسْمَعِيلَ بْنَ أُمَيَّةَ الْقُرَشِيَّ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا غَطَفَانَ يَقُولُ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ يَقُولُ
حِينَ صَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَنَا بِصِيَامِهِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ صُمْنَا يَوْمَ التَّاسِعِ فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ حَتَّى تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ) سنن أبي داوود ٢٠٨٩(
Artinya: Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Daud Al Mahri, telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb, telah mengabarkan kepadaku Yahya bin Ayyub, bahwa Isma’il bin Umayyah Al Qurasyi telah menceritakan kepadanya bahwa ia telah mendengar Abu Ghatafan berkata: Saya mendengar Abdullah bin Abbas berkata: Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa pada hari ‘Asyura dan beliau memerintahkan kami agar berpuasa pada hari tersebut. Mereka berkata: “Wahai Rasulullah, itu adalah hari dimana orang-orang yahudi dan nashrani mengagungkannya.” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Apabila tahun depan datang maka kita akan berpuasa pada hari kesembilan.” Kemudian belum datang tahun depan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah meninggal dunia(Sunan Abu Daud 2089)