Kenikmatan syurga


وَعَنْ جَابِرٍ رَضِي اللّه عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم :

يَأْكُلُ أَهْلُ الجَنَّةِ فِيهَا وَيَشْرَبُونُ، وَلَا يَتَغَوَّطُونَ، وَلَا يَمْتَخِطُونَ، وَلَا يَبُولُونَ، وَلكِنْ طَعَامُهُمْ ذَلِكَ جُشَاءٌ كَرَشْحِ المِسْكِ يُلهَمُونَ التَّسْبِيحَ وَالتكْبِيرَ، كَمَا يُلْهَمُونَ النَّفَسَ .

رَوَاهُ مُسْلِمٌ

Dari Jabir ra. berkata: Rasulullah saw. bersabda:

“Para penghuni surga makan dan minum di dalamnya. Tetapi, mereka tidak buang air besar, tidak mengeluarkan ingus, dan tidak buang air kecil, tetapi makanan mereka hanya menghasilkan sendawa dan menguap seperti keringat yang harum seharum minyak kasturi. Mereka diilhami untuk terus bertasbih dan bertakbir, seperti diilhamkan cara bernafas.”

(HR Muslim)