{"id":3796,"date":"2022-12-08T04:15:12","date_gmt":"2022-12-08T04:15:12","guid":{"rendered":"https:\/\/cmspkh.com\/hadis-ilmuhadis\/teori-projecting-back\/"},"modified":"2022-12-08T04:15:12","modified_gmt":"2022-12-08T04:15:12","slug":"teori-projecting-back","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cmspkh.com\/hadis-ilmuhadis\/teori-projecting-back\/","title":{"rendered":"Teori &#8216;Projecting Back&#8217;"},"content":{"rendered":"<ul>\n<li>Hukum Islam baru dikenal pada masa Bani Umayyah, yaitu ketika Khalifah mengangkat para <em>qadhi<\/em> yang bertugas untuk membuat keputusan-keputusan hukum untuk masyarakat.<\/li>\n<li>Para <em>qadhi<\/em> adalah kalangan \u2018spesialis\u2019 yang kemudian jumlahnya berkembang dan membentuk kelompok <em>\u2018aliran fiqh klasik\u2019.<\/em><\/li>\n<li>Untuk membantunya dalam membuat keputusan-keputusan hukum, para <em>qadhi<\/em> membutuhkan legitimasi dari orang-orang yang memiliki otoritas lebih tinggi. Maka mereka pun membuat keputusan-keputusan hukum yang dinisbahkan kepada tokoh-tokoh di masa lalu.<\/li>\n<li>Pada perkembangannya, tokoh-tokoh yang <em>\u2018dicatut namanya\u2019 <\/em>semakin jauh dari masa hidupnya para <em>qadhi<\/em>, hingga mereka pun mencatut nama para sahabat Rasulullah saw. Akhirnya, para <em>qadhi<\/em> menggunakan nama Nabi Muhammad saw untuk melegitimasi segala hal.<\/li>\n<li>Sebagai jawaban atas hegemoni <em>\u2018aliran fiqh klasik\u2019,<\/em> muncullah kelompok \u2018ahli hadis\u2019 yang menciptakan aturan-aturan untuk menandingi para <em>qadhi<\/em>. Kedua aliran ini sama-sama menisbahkan semua fatwanya pada Rasulullah saw.<\/li>\n<li>Kesimpulannya: <strong><em>\u201cWe shall not meet any legal tradition from the Prophet which can be considered authentic.\u201d<\/em><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hukum Islam baru dikenal pada masa Bani Umayyah, yaitu ketika Khalifah mengangkat para qadhi yang bertugas untuk membuat keputusan-keputusan hukum untuk masyarakat. Para qadhi adalah kalangan \u2018spesialis\u2019 yang kemudian jumlahnya berkembang dan membentuk kelompok \u2018aliran fiqh klasik\u2019. Untuk membantunya dalam membuat keputusan-keputusan hukum, para qadhi membutuhkan legitimasi dari orang-orang yang memiliki otoritas lebih tinggi. Maka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":506,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[2591],"tags":[],"class_list":["post-3796","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-teori-projecting-back"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadis-ilmuhadis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3796","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadis-ilmuhadis\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadis-ilmuhadis\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadis-ilmuhadis\/wp-json\/wp\/v2\/users\/506"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadis-ilmuhadis\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3796"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadis-ilmuhadis\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3796\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadis-ilmuhadis\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3796"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadis-ilmuhadis\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3796"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/hadis-ilmuhadis\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3796"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}