Al-Mizzy mengatakan, Ibn Majah adalah sosok yang alim, pengarang kitab yang sangat bermanfaat, dan pengalaman yang luas.
Abu Ya’la al-Khalili menilai bahwa Ibn Majah dapat dipercaya, dapat dijadikan hujjah, bayak mengetahui hadis dan menghafalnya, serta banyak melakukan perjalanan ilmiah ke berbagai kota untuk menulis hadis.
Semua ulama kritikus hadis menilai positif terhadap kapasitas Ibn Majah dalam kegiatan transmisi hadis. Oleh karena itu, hadis-hadis yang diriwayatkan Ibn Majah banyak dinilai shahih kecuali dalam keadaan tertentu yang masih membutuhkan penguat karena hadis-hadis yang tidak dijumpai di dalam kitab hadis yang lain.