para ulama sepakat mengenai keadilan, ketsiqatan, dan Kehujjahan hadis Yahya al-Qaththan tanpa ada perselisihan. Mereka tidak ada yang melontarkan kejelekan kepadanya yang dapat merusak sifat adil dan kehujjahan haditsnya.
- Abu Zur’ah al-Razi: dia merupakan orang yang tsiqah dan huffadz.
- Al-Mizzi dalam Tahdzibul Kamal menyebutkan: ’Abdurrahman ibn Mahdi berkata: “Belum pernah aku melihat seorang pun yang lebih baik di dalam mengambil hadis dan menuntutnya selain dari pada Yahya ibn Sa’id al-Qattan dan Sufyan ibn Habib.”
- Abu Hatim al-Razi menilai: Yahya ibn Sa’id merupakan orang teguh hafalannya.
- Muhammad ibn Sa’id: ”Dia adalah orang yang tsiqoh ma`mun (mantap) rofi’an (tinggi derajatnya) dan hujjah.”
- Sementara al-Nasa’i menilainya: “Tsiqatun tsabat yang diridhai.”