Pengantar Rijal al-Hadis Karya Asli
- Tidak banyak ulama dan cendikiawan Indonesia yang menulis tentang biografi pakar-pakar Hadis, baik pakar Hadis Indonesia atau luar Indonesia. Terlebih lagi buku rijal sebagaimana kitab rijal di abad ke sembilan dan sebelumnya.
- Penulisan kitab rijal seperti kitab al-Kamal atau Taqribnya, atau al-Wafayat atau al-Tobaqot, atau kitab yang lebih spesifik lagi seperti al-Tsiqat atau al-Dhu’afa’, nyaris tidak ditemukan.
- Hal ini dapat dimaklumi karena masih minimnya ulama-ulama hadis di tanah air. Dan lemahnya penerbitan buku secara umum, terlebih lagi kitab dan buku-buku hadis.
- Kelemahan kajian tentang rijal di Indoesia dapat tergambar dari buku-buku yang ada dan dapat ditelusuri.
Kajian-kajian tentang tokoh dan ulama Hadis, mulai nampak dalam tesis dan disertasi beberapa mahasiswa-i di UIN dan IAIN, khususnya setelah tahun 2000 M.
- Dalam gerakan sederhana dan masih dalam bentuk buku sampel dan coba-coba, puluhan mahasiswi IIQ dan UIN Jakarta dan UIN Bandung, menulis puluhan tokoh dan pakar hadis (namun belum dicetak secara masal).