Pembagian Riwayat al-Muttafiq wa al-Muftariq


Terdapat beberapa macam pembagian periwayatan jenis ini, yaitu:

  1. Seorang rawi yang namanya sama dengan nama ayahnya. Contoh Khalil ibn Ahmad. Perawi dengan nama yang sama ini ada 6 yaitu:
    • Al-Nahwi al-Bashri pengarang ‘arudh, meriwayatkan dari ‘Ashim al-Ahwal.
    • Abu Basyar al-Mazni al-Bashri, meriwayatkan dari Mustanir ibn Ahdhar dari Mu’awiyah ibn Qurrah. Meriwayatkan darinya Abbas al-Anbari.
    • Ashbihani, meriwaytkan dari Rauh ibn Ubadah.
    • Abu Sa’ad al-Sajzi al-Qadhi al-Faqih al-Hanafi yang meriwayatkan dari Ibn Huzaimah dan Ibn Sha’ad.
    • Abu Sa’ad al-Busti meriwayatkan dari al-Khalil al-Sajzi, dan juga meriwayatkan dari Ahmad Mudhaffar al-Bakri dari Ibn Abi Khaitsamah, dia meriwayatkan darinya al-Baihaqi.
    • Abu Sa’ad al-Busti al-Syafi’i, meriwayatkan dari Abi Hamid al-Ishfaraini. Dan yang meriwayatkan darinya Abu Abbas al-Uzri.
  2. Seorang rawi yang namanya, nama bapaknya dan nama kakeknya sama. Contoh: Ahmad ibn Ja’far ibn Hamdan. Perawi dengan nama ini ada 4 semuanya hidup dalam satu masa, mereka adalah:
    • Al-Qathi’i al-Baghdadi Abu Bakar, yaitu rawi yang meriwayatkan dari Abdullah ibn Ahmad ibn Hanbal.
    • Al-Saqathi al-Bashri Abu Bakar, dia juga meriwayatkan dari Abdullah ibn ahmad ibn Hanbal, tetapi di adalah Abdullah ibn Ahmad ibn Ibrahim al-Dauruqi.
    • Al-Dainuri, meriwayatkan dari Abdullah ibn Muhammad ibn Sinan dari Muhammad ibn Katsir.
    • Al-Thursusi, meriwayatkan dari Abdullah ibn Jabir al-Thursusi.
  3. Seorang rawi yang nisbah dan julukannya sama. Contohnya Abu Imran al-Jauni ada dua, yaitu:
    • Seorang Tabi’i yaitu Abdul Malik ibn Habib.
    • Namanya Musa ibn Sahl al-Bashri yang tinggal di Baghdad dan meriwayatkan dari Hisyam ibn ‘Imar dan lainnya. Sedangkan yang meriwayatkan darinya Da’laj ibn Ahmad dan selainnya.
  4. Kabalikan dari hal di atas, Contohnya Shalih ibn Abi Shalih ada empat, yaitu:
    • Shalih ibn Abi Shalih Budak al-Tu’mah bait Umayyah ibn Khalaf.
    • Shalih ibn Abi Shalih Bapaknya Abu Shalih al-Saman, Zakwan yang meriwayatkan dari Abu Hurairah.
    • Shalih ibn Abi Shalih Al-sadusi yang meriwayatkan dari Ali dan Aisyah, dan muridnya Khalad ibn Umar.
    • Shalih ibn Abi Shalih Yang dimerdekakan Umar ibn Harits, meriwayatkan dari Abi Hurairah dan meriwayatkan darinya Abu Bakar ibn Iyasy.
  5. Rawi yang sama nama, nama ayahnya dan nisbahnya. Contoh Muhammad ibn Abdullah al-Anshari, seorang hakim terkenal yang hadisnya pernah diriwayatkan oleh al-Bukhari. Berikutnya Abu Salamah, namun nama yang terkahir dianggap lemah.
  6. Rawi yang sama nama dan julukannya, seperti Hammad, Abdullah dan yang lain. Menurut Salamah ibn Sulaiman, jika disebutkan nama Abdullah, pada saat berada di Makkah, maka yang dimaksud adalah Abdullah ibn Jubair. Sedang bila berada di Madinah, maka yang dimaksud adalah Abdullah ibn ‘Umar. Bila berada di Kufah, maka yang dimaksud adalah Abdullah ibn Abbas. Bila berada di Khurasan, maksudnya adalah Abdullah ibn al-Mubarak.