Pembagian Hadis gharib:
- Gharib Mutlak: yaitu hadis yang menyendiri seorang perawi dalam periwayatannya pada asal sanadnya.
- Gharib Nisbi: yaitu perawi yang sendiri pada pertengahan sanadnya, atau hadis yang diriwayatkan oleh lebih dari seorang perawi pada asal sanadnya dan pada pertengahannya terjadi penyendirian perawi.
Gharib nisbi dibagi lagi, yaitu:
-
- Gharib (Penyendirian) tentang sifat keadilan dan kedhabitan rawi.
- Gharib (penyendirian) tentang kota atau tempat tinggal tertentu.
- Gharib (penyendirian) tentang meriwayatkannya dari rawi tertentu.
Gharib ada yang shahih dan ada yang tidak shahih.
- Contoh:
روينا عن ( أحمد بن حنبل ) رضي الله عنه أنه قال غير مرة : لا تكتبوا هذه الأحاديث الغرايب فإنها مناكير وعامتها عن الضعفاء
- Ada juga gharib dalam matan sekaligus sanadnya.
- Ada juga gharib dalam sanadnya saja tidak pada matannya. Dalam hal ini Tirmizi mengistilahkan dengan غريب من هذا الوجه