Pandangan Z.I. Anshari


  • Selain Azami, tokoh yang mengkritik teori e silentio Schacht adalah Zafar Ishaq Anshari. Dia banyak mengeksplore conto-contoh yang diajukan Schacht berkenaan dengan teori ini.
  • Menurut Z.I.Anshari, teori ini tidak konsisten, karena Schacht menggunakan sumber-sumber belakangan (sumber abad kelima) untuk mendukung pendapatnya mengenai doktrin-doktrin tertentu yang terdapat pada abad pertama dan kedua hijriyah.
  • Selain itu Anshari juga menunjukkan kemustahilan gagasan Schacht dengan membalikkan metode itu,yakni dengan menguji kebenaran hadis-hadis yang ditemukan dalam karya-karya berikutnya.
  • Dalam pandangan Schacht, ketika suatu doktrin tidak ditemukan pada perdebatan pada masa awal, tetapi kemudian dipakai pada masa belakangan maka itu disebut e silentio, tetapi mungkin Schacht tidak menyadari atau bahkan tidak merujuk pada sebuah teks lain untuk menganalisa.
  • Lebih lanjut menurut Anshari tidak disebutkannya hadis pada masa awal ahli fiqh maupun hadis mempunyai motivasi tersendiri, diantaranya ulama hadis atau fiqh ketika menulis karyanya bukan untuk mengumpulkan hadis melainkan untuk menghimpun berbagai doktrin aliran fiqh yang suah disepakati dan diterima secara umum serta diikuti oleh para pendahulu mereka.
  • Oleh karena itu, sering kali penyebutan sebuah hadis untuk mendukung berbagai doktrin fiqh dipandang tidak begitu penting.
  • Akibatnya mereka tidak selalu menyebutkan hadis-hadis yang relevan dengan doktrin-doktrin hukum yang dihimpun meskipun dalam faktanya hadis-hadis tersebut ada.